|
|||||||
|
Apa itu SPG dan Apa Saja Tugas Seorang SPG?
Pengertian Sales Promotion Girl Pemasaran suatu produk memerlukan beberapa aktivitas yang melibatkan berbagai sumber daya. Sebagai fenomena yang berkembang saat ini, dalam pemasaran terdapat suatu bagian yang memiliki keterkaitan langsung dengan konsumen, yaitu pada bagian sales product. Bagian ini terdiri dari beberapa divisi, terutama yang berkaitan dengan sistem pemasaran yang dilakukan suatu pemasaran.
Kemampuan Yang Harus Dimiliki Seorang SPG Raharti (2001:223) menyatakan bahwa terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh sales promotion girls, yaitu
Persyarat Umum Seorang SPG:
Sales promotion girl dari fungsinya yaitu sebagai pihak presenter dari suatu produk. Dari ini dapat kita simpulkan bahwa tugas SPG adalah mempromosikan produk, menjual produk ke konsumen/ kalayak ramai.
Kualitas SPG Dinilai Bedasarkan Pengalamannya
Sales Promotion Girl atau SPG
adalah bagian yang mungkin tak bisa di pisahkan dari sebuah mata
rantai perusahaan penyedia barang produksi. SPG merupakan bagian
dari divisi ujung tombak perusahaan. Biasanya SPG berhadapan
langsung dengan end user atau bisa juga berhadapan dengan
reseller atau retailer alias pengecer. Tergantung bagaimana
program yang di gunakan oleh perusahaan dalam menggunakan jasa
SPG.
Ada SPG yang memang merupakan
bagian organik dsari perusahan, namun ada juga yang non organik.
Organik dalam arti SPG tersebut memanglah karyawan atau pegawai
tetap perusahaan tersebut yang bertugas menjadi tenaga promosi
atas barang yang dihasilkan perusahaan. Non organik artinya SPG
tersebut hanyalah tenaga temporer yang di sewa atau dibayar
dengan perjanjian kontrak kerja atas waktu tertentu. Asal muasal
SPG ini ada yang dari perorangan tapi ada juga yang merupakan
stok siap pakai yang disediakan oleh perusahaan pengerah tenaga
kerja atau Agency. Ada juga SPG yang merupakan stok dari sebuah
perusahaan Outsourcing. Kini banyak terdapat perusahaan
Agency/Outsourcing seperti ini. Bukan hanya SPG yang di sediakan,
namun juga Sekuriti, Operator Telepon, ada juga Cleaning Service
dan Building Treatment.
Kembali ke soal SPG. Kehadiran
seorang SPG dalam sebuah acara promosi baik yang berupa acara
mobile Road Trip atau Stand Exhibition, sedikit banyak membantu
perusahaan dalam menggaet calon pembelinya. Ini didasarkan pada
penampilan pertama yang di tunjukkan oleh SPG dengan penampilan
fisik yang memang biasanya menarik. Setelah melihat penampilan
SPG dan penawarannya yang menarik, biasanya calon pembeli
berpikir untuk mencoba produk atau sekedar menerima sampel/brosur
yang di sodorkan oleh SPG. Sampel atau brosur inilah yang
kemudian menjadi sebuah awal jembatan adanya komunikasi antara
SPG dengan calon pembeli. Sampel biasanya diberikan oleh
perusahaan yang menjual produk makanan, minuman atau produk
rokok. Sampel rokok sebatang atau freedrink segelas minuman rasa
jeruk biasanya sering di tawarkan oleh si SPG ini. Dan untuk
produk yang tidak mengunakan free sampel biasanya cukup dengan
free test, seperti produk komputer, modem internet atau juga
sepeda motor.
Berbeda dengan SPG yang organik, mereka menguasai lebih banyak product knowledge karena memang ia menjadi bagian secara tak terpisahkan pada perusahaan yang menghasilkan produk yang ia jual. namun bukan berarti semua SPG memiliki kekurangan seperti kebanyakan SPG non organik tadi. Banyak juga SPG yang berusaha mempelajari pengetahuan tentang produk yang ia jual. Mereka memposisikan dirinya seperti calon konsumen kebanyakan, dimana selalu ingin mengerti detail produk yang akan ia belinya dan menguasai lebih banyak pengetahuan atas produk tersebut.
Bahkan jika perlu SPG professional seperti ini membeli produk yang akan ia tawarkan agar ia sendiri paham atas apa yang dirasakan konsumen yang membeli produk tersebut dan kemudian ia membandingkan dengan produk kompetitor. Karena selain menguasai hampir seluruh produk knowledge yang ia tawarkan, SPG juga harus paham atas apa saja yang dilakukan oleh kompetitor atau pesaing. Baik itu mengenai keunggulan produk maupun program-program yang sedang dijalankan kompetitor.
Ambil contoh, seorang SPG kartuHALO harus menguasai product knowledge kartuHALO dan paham dengan program yang dijalankan Layanan Paskabayar Seluler lainnya seperti Xplor dari Excelcomindo Pratama dan Matrix dari Indosat. Begitu juga sebaliknya. Nah, disinilah di butuhkan yang namanya CAD ( Competittor Activity Data).
Jika kamu ingin menjadi SPG, di situs ini masih ada Lowongan Kerja SPG - Klik Disini Untuk Informasi Lengkapnya
|
|||||||
|
|||||||
|
|||||||